Cara Menulis Daftar Pustaka Dari Website

Cara Menulis Daftar Pustaka Dari Internet

Cara menulis daftar pustaka dari internet sangat penting diketahui. Selain buku dan jurnal, internet menjadi salah satu sumber yang kini banyak dijadikan referensi penulisan ilmiah. Cara menulis daftar pustaka dari internet jadi langkah yang harus dipahami setiap penulis.

Apa itu Daftar Pustaka?

Daftar pustaka adalah suatu susunan tulisan di akhir sebuah karya ilmiah yang isinya berupa nama penulis, judul tulisan, penerbit, identitas penerbit, dan tahun terbit. Daftar pustaka ini digunakan sebagai sumber atau rujukan seorang penulis dalam berkarya. Istilah ini dirangkum dari definisi daftar pustaka dari Wikipedia .

Cara menulis daftar pustaka tak boleh sembarangan. Cara menulis daftar pustaka dari internet juga punya ketentuan tertentu. Sumber dari internet biasanya dicari lebih banyak karena cepat dan efisien.

Ada sejumlah aturan dalam cara menulis daftar pustaka. Hal yang perlu dicantumkan dalam cara menulis daftar pustaka adalah nama penulis, judul tulisan, penerbit, identitas penerbit dan tahun terbit.

Cara menulis daftar pustaka dari website memang paling banyak dijadikan pilihan bagi para mahasiswa. Terutama ketika menulis dan membuat laporan atau tugas yang diberikan oleh dosen. Nah, apakah Anda salah satunya?

Meskipun banyak yang mencari sumber referensi seperti ini. Ternyata sering terjadi pertanyaan bagaimana sih cara menulis daftar pustaka dari website? Berbicara cara menulis, memang berbeda-beda.

Tergantung menggunakan format apa. Setidaknya ada beberapa acuan standar penulisan daftar pustaka, mulai dari APA, MLA dan masih banyak lagi. Nah, agar lebih lanjut, berikut ulasannya.

Berikut cara menulis daftar pustaka dari internet yang dirangkum Seopedia.id dari berbagai sumber.

Tujuan dan Manfaat Daftar Pustaka

Penulisan Daftar Pustaka memiliki beberapa tujuan atau manfaat. Berikut adalah daftar tujuan dan manfaat dari penulisan daftar pustaka:

  • Tujuan utama dari daftar pustaka ini adalah untuk menunjukkan bahwa suatu tulisan atau karya ilmiah tidak hanya dibuat berdasarkan pemikiran orisinal seorang penulisnya saja, tetapi juga mendapat rujukan yang banyak dari berbagai pemikiran orang-orang lainnya.
  • Adapun manfaatnya yaitu untuk mengarahkan pembaca suatu tulisan atau karya ilmiah ke rujukan-rujukan lain yang terkait dengan pembahasan di dalam tulisan maupun karya ilmiah itu.Rujukan ini sama dengan referensi terkait semacam buku, kajian atau bentuk ilmu pengetahuan lainnya. Jadi pembaca bisa terbantu jika ingin mencari tahu lebih dalam atau lanjut soal topik atau permasalahan tertentu pada buku tersebut.
  • Daftar pustaka juga bisa dimanfaatkan untuk mengetahui di kota mana penerbitan buku dilakukan dan tentunya pada tahun berapa buku tersebut diterbitkan. Info ini bisa dimanfaatkan untuk melihat relevansi atau keakuratan isi buku. Bila isi buku yang sama telah diterbitkan beberapa kali dan buku yang dikutip merupakan buku terbitan teranyar.
  • Sebenarnya daftar pustaka juga bisa jadi pertimbangan pembaca dalam memercayai isi atau pembahasan dalam buku tersebut. Mengapa? Semakin banyak isi dari daftar pustakanya dan bila diisi dengan rujukan-rujukan yang berkaitan erat satu sama lain, maka buku tersebut bisa jadi dipercaya sebagai tulisan atau karya ilmiah yang bagus.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari Sumber Buku

Terkadang bingung dalam menulis daftar pustaka bisa berakibat fatal, karena penulisan nama sumber atau nama penulis di daftar pustaka itu ada aturan yang harus dilakukan. Berikut contoh penulisan daftar pustaka:

Contoh penulisan dengan jumlah penulis lebih dari satu orang:

  • Manna, A.H., dan Putra Dani. 1998. Metode Pembelajaran Untuk Chef. Jakarta: Bentang Alam Nusantara.
  • Susilo, Rahaden, Rudi Maryadi dan Angga Dani. 2008. Tata Bahasa Inggris. Yogyakarta: Bagian Penerbitan Sastra Bahasa Indonesia.

Contoh penulisan tanpa nama penulis:

  • Depag. 2001. Petunjuk Pelaksanaan dan Tata Cara Nikah Adat Jawa. Jakarta: Depag.
  • Divisi SDM. 2012. Company Profile. Jakarta: Citra Natural.

Contoh penulisan dari buku saduran, terjemahan atau suntingan:

  • Prakasa, Illman (Penerjermah). 1997. Analisa Manajemen Keuangan. Jakarta: Penerbit Manajemen.

Contoh penulisan buku terjemahan dengan nama sama namun judul berbeda:

Andriani. 2007. Ekonomi Level Menengah. Semarang: Media Swara.

_______. 2010. Ekonomi Level Menengah Jilid II. Semarang: Media Swara.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari Sumber Majalah

  • Pramesja, Wijana. 2009. Majalah. Menuju Fashion Asia. Jakarta: Majalah Bisnis Fashion, No. 4 Thn. 05. (12 Januari-20 Februari 2005)

Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari Sumber Koran

  • Price, K. 2006. Koran. Get It Covered – Modeling Standard Of Cover with ArcGIS Network Analyst 9.2. ArcUser Magazine, October-December, 2006, pp. 48-53.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari Sumber Jurnal Ilmiah Cetak

  • Skripsi, Tesis, Disertasi
    Mustafa, Dimas Eva. 2018. Sudut Pandang Umum dalam Kanji (Analisis Semiotika terhadap Buku Kanji Pictographix). Jakarta: Universitas Indonesia.
  • Makalah
    Indriati, E. 1998. Moral Patterns On Javanese People. Makalah dipresentasikan pada The International Conference On Paleoanthropology, October 14-16, Beijing.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari Sumber Jurnal Ilmiah di Internet

  • Henry, Bill. 2002. Jurnal. Advancing Quality Through Additional Intention About Result. Chronicle. Vol. 2 number 21, January 2. Dalam http://www.chea.org/chronicle/vol.1/no.11/index.katml diakses pada 20 Desember 2007.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari Sumber Artikel di Internet

  • Raharja, Budi. 2001. Artikel. Pentingnya Menanamkan Karakter Positif Sejak Dini: Siapkah Indonesia?. Dalam http://infoguruterbaru.com/2016/12/6-contoh-artikel-pendidikan-pendek.katml diakses pada 6 Desember 2016.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari Sumber Kamus

  • David-Longlay, D.W. 2008. Geographic Information Systems and Science. The New Encylopedia Britannica. Encylopedia Britannica 322: 651-701.

Membuat Daftar Isi Secara Otomatis

Selain daftar pustaka yang ada aturannya, ada juga namanya daftar isi yang sedikit butuh usaha untuk membuatnya, karena ada beberapa hal teknis yang harus dilakukan, agar terlihat rapi dan mudah untuk dibaca, berikut cara membuat daftar isi secara otomatis:

Daftar Isi Otomatis dari Cite This For Me

Anda bisa memanfaatkan website pembuat daftar pustaka otomatis yang bernama Cite This For Me . Online Tools ini tergolong lengkap dengan berbagai jenis referensi yang bsia Anda pilih untuk dibuatkan daftar pustakanya seperti pada gambar berikut ini!

Menurut catatan dari website Cite This For Me, untuk membuat daftar referensi atau daftar pustaka yang konsisten dan mudah dibaca di berbagai karya tulis, ada gaya yang telah ditetapkan. Hal itu disebut juga sebagai gaya kutipan. Berikut adalah beberapa di antaranya:

  • APA. APA adalah daftar referensi atau pustaka berdasarkan penulis/tanggal. Ini berarti penekanan ditempatkan pada penulis dan tanggal sebuah karya untuk mengidentifikasinya secara unik.
  • MLA. MLA paling sering diaplikasikan oleh para pelajar di bidang seni dan humaniora, terutama di Amerika Serikat. Ini bisa dibilang yang paling tepat untuk digunakan dalam semua gaya kutipan.
  • Harvard. Harvard sangat mirip dengan APA. APA terutama digunakan di Amerika Serikat, referensi Harvard adalah gaya referensi yang paling banyak digunakan di Inggris dan Australia, serta didorong untuk digunakan dalam keilmuan bidang humaniora.
  • Vancouver. Sistem Vancouver terutama digunakan dalam makalah/karya ilmiah di bidang medis dan ilmiah.
  • Chicago dan Turabian. Ini adalah dua gaya yang terpisah namun sangat mirip, seperti Harvard dan APA. Jenis ini banyak digunakan untuk karya-karya ilmiah di bidang sejarah dan ekonomi.

Daftar Isi Otomatis dari Microsoft Word

Berikut adalah beberapa langkah membuat otomasi daftar pustaka di Microsoft Word:

  • Pertama, buka aplikasi Microsoft Word di komputer atau perangkat Anda.
  • Klik Ribbon References > Manage Sources, barulah nanti akan muncul jendela atau tab baru bernama Source Manager.
  • Pada tab tersebut, klik New. Nantinya akan terbuka tab baru lagi dengan nama Create Source.
  • Silakan pilih bahasa apa yang mau Anda gunakan di Language.
  • Lanjutkan langkah Anda dengan memilih sumber daftar pustaka apa yang mau dimasukkan.
  • Jika ingin tambah sumber lain, klik New.
  • Nah, untuk menampilkan hasil daftar pustaka Anda di lembar kerja Microsoft Word, klik Ribbon References > Bibliography > Insert Bibliography. Nanti seluruh daftar pustaka Anda akan ditampilkan dengan urut dan sudah rapi.

Simpulan

Melalui tulisan ini, Anda sudah mendapat info lengkap yang bermanfaat soal cara membuat daftar pustaka dari berbagai sumber. Tak hanya itu, Anda juga telah mengetahui apa sebenarnya fungsi dari penulisan daftar pustaka ini. Selain cara membuat daftar pustaka, sebelumnya kami juga pernah membuat artikel mengenai cara membuat daftar isi. Selamat mengerjakan tulisan maupun karya ilmiah Anda, semoga berhasil!

Silahkan klik support online kami, untuk melakukan chat via whatsapp
Kami adalah penyedia layanan jasa SEO yang sudah terpercaya dan terbaik di Google. Tingkatkan pelanggan Anda melalui mesin pencari Google dengan jasa SEO terbaik di Indonesia.

[iphorm id=1 name=”Paket SEO”] ×